PPSPI Sosialisasikan menu Mata Kuliah Universitas di Sistem Akademik Unisnu Jepara

PPSPI Sosialisasikan menu Mata Kuliah Universitas di Sistem Akademik Unisnu Jepara

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi  (LPPI) melalui Pusat Pengembangan Sistem Pendidikan dan Inovasi (PPSPI) Unisnu Jepara melaksanakan sosialisasi menu Mata Kuliah Universitas (MKU) di Sistem Akademik Unisnu Jepara, pada Rabu (27/7/2022).

Bertempat di ruang rapat Rektorat lantai 1 Unisnu Jepara, acara dimulai pukul 09:30 sampai dengan pukul 11:00 WIB. Peserta sosialisasi adalah semua kepala Tata Usaha (TU) dan operator Sistem Akademik. Adapun narasumber kegiatab ini adalah kepala UPT PDPSI Teguh Tamrin, S.Kom., M.Kom.

Acara ini merupakan wujud dari pelaksanaan tugas dan fungsi PPSPI Unisnu Jepara, sebagai pengembang model sistem pendidikan yang ada di kampus Unisnu Jepara. Dilaksanakanya kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah dalam pemlotingan dan pemerataan beban mengajar dosen mata kuliah MKU Unisnu Jepara.

Kepala LPPI Unisnu Jepara, Drs. Zainul Arifin MA, M.Hum., dalam sambutanya menyampaikan hasil pemetaan ploting MKU Unisnu Jepara yang dilakukan PPSPI atas dasar laporan dari program studi (Prodi) di Unisnu Jepara terdapat jumlah 40 kelas untuk satu mata kuliah MKU. Jika dari hasil pemetaan ploting MKU dihitung secara real sesuai dengan laporan Prodi maka dibutuhkan dosen yang banyak. Sementara tenaga pengajar masih terbatas. “maka strategi yang perlu disikapi adalah yang bisa digabung dalam satu Fakultas digabung, sampai mencapai kelas maksimal, sehingga nanti bisa disesuaikan”, ujarnya. Beliau berharap kerjasamanya Staf TU Fakultas terkait pengelolaan matakuliah MKU untuk semua Fakultas. 

Beliau menambahkan, menu MKU di Sistem Akademik (SiAkad) Unisnu Jepara agar dapat dimanfaatkan untuk dijadikan acuan dalam memploting dosen MKU, “kami berharap menu baru di SiAkad ini dapat dimanfaatkan oleh Staf TU Fakultas sebagai acuan dalam memploting dosen MKU khususnya, sehingga menu MKU di SiAkad dapat dilaksanakan pada semester Gasal yang akan datang”, tambahnya.

Dalam prakteknya, implementasi ploting MKU di SiAkad Unisnu Jepara akan diujicoba terlebih dahulu pada salah satu Fakultas di Unisnu Jepara, dan nantinya jika sudah berjalan dengan baik akan diperuntukan kepada semua Fakultas di Unisnu Jepara.

Pada pemlotingan atau pembagian dosen pengajar MKU Unisnu Jepara, LPPI-PPSPI memiliki akses untuk melakukan peninjauan kompetensi dosen pengajar MKU Unisnu Jepara, dengan harapan agar  dosen yang mengajar mata kuliah MKU sesuai dengan kompetensi dosen yang dimiliki.

Kepala UPT PDPSI Unisnu Jepara, Teguh Tamrin, S.Kom., M.Kom., dalam pemaparannya menyampaikan, pada intinya dari pimpinan Unisnu Jepara menginginkan adanya suatu efisiensi di dalam pengajaran, “di dalam pengajaran terdapat adanya jumlah beban mengajar atau sks yang tidak seimbang antara dosen satu dengan dosen lainya, untuk itu dari PDPSI akan sedikit mengurai masalah itu. Mengurai dengan cara penggabungan kelas, tergantung jumlah dari mahasiswa dan tergantung dari maksimal dalam satu kelas ”, ujarnya.

Dengan adanya sistem baru ini maka, dalam pemlotingan akan lebih jelas dan lebih mudah akses informasi terkait dengan kompetensi dosen pengajar MKU, Jumlah beban mengajar atau sks, dan pelaksanaan peninjauan oleh LPPI-PPSPI Unisnu Jepara.



LPPI

Komentar